Minggu, 05 Juni 2016

Sensor Temperature

Hampir di banyak industri, Temperature menjadi parameter penentu sebuah proses. Indikasi temperature bisa menjadi tolak ukur sebuah proses tersebut menghasilkan kualitas produk yang baik atau tidak.

Seperti contoh proses penggilingan semen. Temperature yang masuk ke dalam mill harus dipantau besarnya untuk menjaga kandungan air dalam material bisa dilepaskan. Jika hal ini tidak dilakukan maka nilai moisture dalam semen yang dihasilkan akan cukup tinggi. Bahkan diatas nilai standar yang berlaku.

Vertical Roller Mill Pfeiffer
Vertical Roller Mill

Contoh lainnya adalah temperature sebuah bearing motor. Temperature Bearing motor umumnya dijaga dikisaran 40-60 Derajat Celcius. Jika Indikasi Temperature Bearing sudah mencapai 75 maka akan ada alarm yang datang (Warning Alarm) atau jika sudah melebihi 80 derajat celcius maka motor tersebut harus stop, Fault Alarm.

Temperature Bearing Fan
Temperature Monitoring di Bearing NDE Fan

Di Industri, Sensor Temperature ini adalah salah satu instrumentasi yang paling banyak digunakan dan juga banyak jenisnya seperti Sensor Thermocouple, RTD, Pyrometer, Temperature Scanner dan sebagainya.

Materi Terkait "Sensor dan Transducer"

Sensor Thermocouple

Prinsip Kerja sensor Thermocouple adalah dengan memanfaatkan dua jenis logam yang berbeda yang apabila dipanaskan akan terdapat beda potensial diantara keduanya.

Di Industri Semen Khususnya, Sensor Thermocouple paling banyak digunakan. Sangat cocok untuk memonitor proses temperature dengan skala yang tinggi bahkan sampai ribuan derajat celcius tergantung type Thermocouple yang digunakan.

Sensor Thermocouple di Inlet Mill
Sensor Thermocouple di Inlet Mill

RTD (Resistance Temperature Detector)

Prinsip Kerja RTD adalah dengan mengubah pembacaan suhu menjadi nilai hambatan/resistansi. Nilai perubahan resiatansi ini sebanding dengan nilai perubahan suhu yang dibaca.

RTD dan Temperature Transmitter
RTD dan Temperature Transmitter

Pyrometer

Pyrometer merupakan sebuah alat khusus yang digunakan untuk mengukur temperature yang sangat tinggi seperti temperature api yang dihasilkan oleh sebuah burner. Prinsip kerjanya adalah dengan menggunakan komponen optical yang dapat menangkap radiasi dari panas yang dipancarkan.

Pyrometer di Kiln Burner
Pyrometer di Kiln Burner

Temperature Scanner

Temperature Scanner hampir sama dengan Pyrometer. Prinsip kerjanya menggunakan infrared dan komponen optical dimana panjang gelombang dari radiasi panas yang dipantulakn dapat dibaca.


Temperature Switch

Temperature Switch juga merupakan sebuah sensor temperature dimana prinsip kerjanya sederhana, ketika sebuah plat dipanaskan maka akan terjadi pemuaian. Perubahan bentuk dari plat ini akan mengaktifkan switch yang ada. Biasanya digunakan untuk pengaman dari peralatan tertentu.

Materi Selanjutnya "Prinsip Kerja Sensor Thermocouple"

Keyword: Sensor Temperature, Sensor Thermocouple, Prinsip Kerja Sensor Temperature, Prinsip Kerja Thermocouple, Pyrometer, Kiln Shell Scanner, Temperature Scanner, Thermostat, Temperature Switch Sensor, Sensor, Prinsip Kerja Sensor

0 comments:

Posting Komentar

Need Your Comments, Please !!!