Senin, 15 April 2013

Sensor dan Instrumentasi Pada Belt Conveyor

Salah satu transportasi yang banyak digunakan di industry khususnya di industry semen adalah belt conveyor. Dipilihnya sistim Ban Berjalan sebagai sarana transportasi material adalah karena tuntutan untuk meningkatkan produktifitas, menurunkan biaya produksi dan juga kebutuhan otomatisasi dalam rangka mempertinggi efisiensi kerja. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas peralatan instrumentasi yang ada di belt conveyor.

Speed Sensor
            Speed Sensor atau sensor kecepatan merupakan sensor yang digunakan untuk mengetahui perubahan kecepatan dari perputaran belt conveyor. Terdiri dari shaft encoder dan sensor photodetector. Prinsip kerjanya sederhana, yaitu menghitung frekuensi dari pulsa yang dihasilkan dari deteksi sinyal on/off photodetector dan dikonversikan ke kecepatan berdasarkan waktunya.
            Sensor ini kita kombinasikan dengan Load Cell sehingga dapat difungsikan sebagai Weighing system untuk mengukur flow material diatas belt. 

Speed Sensor pada Belt Conveyor
Speed sensor
Drift Switch
Drift Switch atau Sway merupakan peralatan instrumentasi yang digunakan sebagai Safety Equipment pada belt conveyor. Fungsinya adalah untuk mengetahui posisi belt dalam keadaan miring ketika sedang beroperasi sehingga sering juga disebut sebagai missalignment sensor. Prinsip kerjanya sederhana, sesederhana limit switch karena drift switch ini hanya mengirimkan sinyal on/off saja ke ccr sebagai indikasi dari posisi belt.
 Tuas silinder pada drift switch berfungsi sebagai saklar ketika belt menyentuhnya dia akan mengirim sinyal on ke CCR dan sebaliknya.

Drift Switch pada Belt Conveyor
Drift Switch

Rope Switch
            Rope switch merupakan salah satu peralatan safety yang digunakan pada belt conveyor. Selain Rope Switch ada juga yang menyebutnya Pull Cord Switch namun sebenarnya tetap menunjukan satu komponen instrumentasi yang sama. Cara kerja alat yang satu ini sebenarnya sederhana, hanya dengan menarik rope/ tali yang menjuntai sepanjang belt conveyor maka switch akan aktif. Switch disini berfungsi sebagai hardwire interlock sehingga akan mematikan sistem yang terhubung dengan belt conveyor (interlock) jadi bukan hanya belt conveyor saja yang akan berhenti beroperasi.


Rope Switch || Pull Cord Switch pada Belt Conveyor
Rope Switch

Speed detector
Rotary speed detector merupakan peralatan instrumentasi yang digunakan untuk mendeteksi suatu bagian peralatan sedang berputar atau tidak. Biasanya pada belt conveyor, sensor ini diletakan pada salah satu Pulley. Cara kerjanya sama seperti speed sensor, yang membedakannya sensor ini digunakan hanya untuk indikator saja bukan untuk mengetahui kecepatan putaran. Namun meskipun demikian, sensor ini juga berfungsi sebagai bagian dari interlock system.

Speed Monitor pada Belt Conveyor
Speed Detector

Itulah tadi beberapa sensor ataupun peralatan instrmentasi yang terdapat di Belt Conveyor. Peralatan-peralatan instrumentasi tersebut dipasang dengan tujuan untuk memonitoring kerja dari belt conveyor dan juga sebagai pelatan safety untuk belt conveyor itu sendiri.

Sebenarnya masih ada beberapa peralatan instrumentasi lainnya yang terdapat di Belt Conveyor seperti Belt Weigher, Metal Detector, Metal Separator. Namun fungsinya adalah untuk tujuan Proses Produksi.


Note: Foto berasal dari Dokumentasi Pribadi

1 komentar:

Need Your Comments, Please !!!