Jumat, 12 April 2013

Maintenance || Definisi dan Jenis-Jenis Maintenance

Dalam dunia industri, peralatan-peralatan yang terdapat di industri tersebut harus dijaga dan dirawat kondisinya agar tetap baik seperti pertama kali aalat tersebut digunakan atau minimal mendekati kondisi awal. Dan jika peralatan-peralatan tersebut mengalami kerusakan harus cepat dilakukan tindakan untuk memperbaikinya guna menghindari berhentinya kegiatan operasi. Kegiatan-kegiatan seperti itu disebut Maintenance (Pemeliharaan).

Kegiatan maintenance sendiri merupakan suatu bagian dari aktivitas engineering, bukan suatu hal yang dilakukan sembarangan dan asal-asalan. Perlu dilakukan perencanaan yang matang dalam segala bidang seperti penentuan biaya, jadwal, penyediaan spare part, engineer dan lainnya. Selain itu juga diperlukan perhitungan dan pertimbangan yang cerdas dan matang sehingga kegiatan maintenace dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kualitas maintenace menentukan masa depan industry tersebut. Karena jika salah dalam melakukannya maka akan menimbulkan dampak yang cukup besar bagi kegiatan operasi pabrik.

Jenis-Jenis Maintenance. Maintenance sendiri memiliki struktur seperti berikut ini.
1. Planned Maintenance
2. Breakdown Maintenance

Planned Maintenance adalah Kegiatan atau aktivitas pemeliharaan yang dilakukan berdasarkan schedule atau jadwal yang telah dibuat sebelumnya untuk menjaga kondisi peralatan agar tetap baik. Dalam Planned Maintenance ini terbagi lagi menjadi Preventive Maintenance dan Corrective Maintenance. 

"Preventive Maintenance adalah Tindakan yang dilakukan untuk mendeteksi, mencegah atau mengurangi degradasi struktur fungsional, system atau komponen untuk mempertahankan atau memperpanjang masa manfaatnya dengan mengendalikan degradasi dan kegagalan ketingkat yang dapat diterima“  (IAEA International Atomic Energy Association)".

Corrective Maintenance adalah Suatu kegiatan atau aktivitas pemeliharaan yang dilakukan akibat terjadinya kerusakan terhadap peralatan yang sudah diprediksi sebelumnya sehingga kondisi dari peralatan tersebut kembali baik seperti kondisi awalnya atau minimal mendekati. Corrective maintenance adalah bentuk pencegahan untuk menghindari kerusakan yang lebih jauh, biasanya berdasarkan data yang didapat dari Preventive Maintenance. Contohnya hasil data dari Vibration Analisys menunjukan Vibrasi Bearing Crusher mencapai 4.5 mm/s akibat shaft motor tidak alignment.

Breakdown Maintenance adalah Suatu kegiatan atau aktivitas pemeliharaan yang dilakukan akibat terjadi kerusakan terhadap peralatan yang mengakibatkan terhentinya kegiatan produksi. Berbeda dengan Corrective Maintenace yang telah terjadwal dan terencana jauh sebelumnya, Breakdown maintennace biasanya dilakukan sebagai akibat dari Accident (Kecelakaan) kegiatan produksi yang mengakibbatkan rusaknya peralatan dan perlu dilakukan perbaikan.

Dengan adanya kegiatan Maintenace, Maka suatu peralatan akan tetap dapat beroperasi dengan baik dan berproduksi sehingga kerugian yang dialami oleh perusahaan akan bisa dicegah.

Namun satu hal, tidak ada perencanaan yang berjalan mulus 100% namun perencanaan yang matang dan cerdas akan menghasilkan sesuatu yang jauh lebih baik. Terkadang kerusakaan tidak dapat dihindari tetapi kita dapat meminimalisir kerusakan yang jauh lebih besar.

Untuk Download Materi Tentang Maintenance akan diupdate di materi selanjutnya.

2 komentar:

  1. Lumayan. Tp detilnya corrective maintenance mencegah kerusakan yg sama dalam waktu yg sama.

    www.ubayengineering.weebly.com

    BalasHapus

Need Your Comments, Please !!!