Kamis, 28 Februari 2013

Relay dan Kontaktor Magnetik || Relay dalam Dunia Industri Otomasi

Andiero. Postingan kali ini saya buat untuk me-refresh kembali ingatan kita khususnya saya pribadi tentang Relay Elektromagnetis. Sebelumnya dalam Blog ini saya telah membuat artikel tentang Rangkaian relay Sederhana dan Aplikasi Relay Lainnya yang cukup mudah dan sederhana untuk dibuat dan dipelajari. Ternyata setelah terjun kelapangan dan bermain di Dunia Industri, Ternyata Penggunaan Relay di Dunia Industri masih masih cukup diperhatikan khususnya dalam Sistem Otomasi. Meskipun dalam beberapa hal, Sudah ada Saklar Elektromagnetik lainnya yang lebih handal yaitu Kontaktor. Nah Oleh Karena itu pada Kesempatan Kali ini, kita akan membahas kembali tentang Relay dan Kontaktor Magnetik.

Rangkaian Relay Sederhana


Definisi Umum Relay dan Kontaktor Magnetik
Secara umum, Relay dapat didefinisikan sebagai saklar elektronik yang bekerja berdasakan prinsip elektromagnetik. Sedangkan Kontaktor merupakan alat yang digerakan secara magnetis untuk menyambung dan memutuskan daya listrik. Jadi pada dasarnya Relay dan Kontaktor memiliki prinsip kerja yang sama, yaitu menggunakan prinsip kerja elektromagnetik untuk menggerakan kontak-kontaknya.

Prinsip Kerja Relay || Prinsip Kerja Kontaktor Magnetik
Pada Relay ataupun Kontaktor terdapat bagian yang disebut Coil, Jika Coil ini dialiri oleh arus Listrik, Maka Coil akan terenergize dan akan menghasilkan Medan Elektromagnetik yang akan menarik dan menggerakan bagian-bagian Kontak yang terdapat di Relay ataupun Kontaktor.
Sebelum Melangkah Lebih jauh ada baiknya jika kita mengenal terlebih dahulu bagian-bagian dari Relay maupun Bagian-Bagian dari Kontaktor Magnetik.

Bagian-Bagian Relay
Seperti dijelaskan sebelumnya, Relay merupakan sebuah saklar elektronik yang bekerja menggunakan prinsip elektromagnetik dimana jika bagian coil dialiri arus listrik maka akan menghasilkan medan elektromagnetik yang akan menggerakan bagian-bagian Kontak pada Relay tersebut. Nah berdasarkan Pengertian dari Relay tersebut, Kita dapat mengetahui Jika bagian-Bagian pembentuk dari sebuah Relay adalah Coil dan Kontak.
Coil merupakan sebuah kumparan kawat yang dililitkan pada sebuah inti Lunak. Biasanya Kawat yang digunakan dari Bahan Tembaga yang merpakan konduktor yang baik untuk dialiri arus listrik. Nah ketika Coil ini dialiri oleh arus listrik maka akan menghasilkan Medan Elektromagnetik yang akan menggerakan Kontak-Kontak Pada Relay.
Kontak adalah Saklar Mekanik yang terbuat dari Logam. Jenis-Jenis Kontak pada Relay yaitu Kontak NO, KOntak NC dan Common. Kontak NO berarti jika Relay dalam keadaan Stand By tanpa dialiri Oleh Arus Listrik maka Posisi Kontak dalam keadaan terbuka (Normally Open). Sedangkan Kontak NC sebaliknya, Jika Relay dalam keadaan Stand By maka posisi Kontak dalam keadaan tertutup (Normally Close). Dan Common adalah penghubung Keduanya tergantung bagian mana yang akan digunakan NO atau NC.

Jenis-Jenis Relay dan Klasifikasinya
Untuk Jenis-Jenis Relay yaitu berdasarkan Jenis dan Klasifikasi Relay berdasarkan Jumlah Kontaknya, Jenis Relay berdasarkan Arus Pengaktifnya, dan Jenis Relay Berdasarkan Beban yang dapat dikendalikannya.

Aplikasi Relay Dalam Dunia Otomasi || Contoh Rangkaian Relay || Contoh Penggunaan Relay
Dalam Dunia Otomasi, Penggunaan Relay beragam tergantung dari kebutuhan Kita. Untuk Lebih Jelasnya, silakan Baca Artikel-Artikel saya sebelumnya Tentang Relay, Meliputi Rangkaian Relay Sederhana untuk mempelajari Prinsip Kerja dari Relay hingga Aplikasinya.

Dan seiring kemajuan teknologi, relay juga ikut berkembang. Sekarang telah di keluarkan produk baru dari Relay yang bernama Smart Relay. Mungkin nati kedepannya kita akan membahas apa itu smart Relay.

Bersambung ke Artikel Selanjutnya Tentang Relay dan Kontaktor Magnetik || Kontaktor Magnetik di Dunia Industri Otomasi. 

3 komentar:

  1. wkwkwkwk...
    blogwalking dulu ah

    By : Jutawan Adsense Indonesia & Master SEO Indonesia

    BalasHapus
  2. @Meri Wardana: Salut, Jutawan Adsense Indonesia dan MAster SEo Indonesia . dak telawan lagi dengan budak.
    wkwkwkwk

    BalasHapus
  3. sipp gan artikelnya..
    mampir juga ke saung ane yahh

    BalasHapus

Need Your Comments, Please !!!