Sabtu, 16 Februari 2013

Prinsip Kerja Sensor Elektromagnetik || Sensor Elektromagnetik

Andiero. Prinsip kerja sensor atau tranducer yang menggunakan elektromagnetik adalah berdasarkan Hukum Faraday dimana apabila sebuah penghantar memotong suatu medan magnet maka pada kedua ujung penghantar tersebut akan menimbulkan Gaya Gerak Listrik (GGL)) atau Electromagnetic Force (Emf). Besaran Emf tersebut  adalah tergantung kepada kuat medan magnet dan kecepatan pemotongan. Contoh Sensor yang menggunakan Prinsip Kerja Electrromagnetic ini adalah Speed Detector/Tacho Generator, Sensor Vibrasi, dan Microphone/Sensor Suara.

Konstruksi dari sebuah tacho generator tidak jauh berbeda dengan motor tipe biasa dimana statornya adalah magnet tetap dan rotornya terdiri dari gulungan kawat yang digulung sedemikian rupa. Besarnya emf yang dibangkitkan adalah sebanding dengan kecepatan putar rotornya dan Prinsip Kerja Sensor Elektromagnetic seperti ini juga dipakai untuk Flow Meter yang menggunakan Sensor/Transducer Electromagnetic.

Sedangkan Prinsip Kerja sensor Vibrasi adalah terdiri dari sebuah batang magnet yang berbentuk silinder dimana pada sisi kanan-kirinya masing-masing dipegang dan ditahan oleh Spring. Dari Sisi luar Batang Magnet tersebut terdapat Gulungan Kawat tetapi gulungan kawat ini tidak bersentuhan dengan batang magnet. Apabila Tranducer ataupun Sensor tersebut menerima getaran maka batang magnet tersebut akan ikut bergetar dan medan magnet tersebut akan terpotong-potong oleh gulungan kawat sehingga kedua ujung gulungan kawat tersebut akan menimbulkan tegangan.

Prinsip kerja sensor elektromagnetik
Gambar. Sensor vibrasi


Sedangkan Untuk Sensor Suara atau Microphone menggunakan prinsip kerja yang berkebalikan dengan Prinsip Kerja sensor vibrasi Tersebut.

1 komentar:

Need Your Comments, Please !!!