Sabtu, 09 Juli 2011

Rangkaian Sensor Kecepatan



Rangkaian Sensor Kecepatan Menggunakan Rotary Encoder merupakan materi yang saya dapat ketika mengikuti Praktikum Mikroprosessor. Penggunaan Rotary Encoder Sebagai Sensor Kecepatan merupakan Satu diantara sekian banyak Aplikasi yang dapat dibuat menggunakan Rotary Encoder.
            Fungsi Rotary Encoder dalam Dunia Elektronika antara lain adalah sebagai Sensor Kecepatan, Sensor Posisi, dan juga dapat menjadi Sensor untuk mendeteksi Panjang Benda.
            Namun Pada Kesempatan Kali ini kita akan membahas Penggunaan Rotary Encoder sebagai Sensor Pengukur Kecepatan.


Rotary Encoder
Pada umumnya, rotary encoder digunakan sebagai sensor pengukur kecepatan pada sebuah motor. Berikut adalah gambar desain mekanik dari sebuah rotary encoder.

Gambar. Desain Umum Rotary Encoder

Prinsip kerja dari sensor ini adalah sebagai berikut saat rangkaian sumber cahaya diberikan VCC 5 Volt dan menghasilkan cahaya, cahaya masuk pada photodioda tidak terhalangi maka akan menghasilkan tegangan sekitar 5 V dan begitu juga sebaliknya saat terhalangi maka akan menghasilkan tegangan sekitar 0 V. Dimana tegangan menjadi inputan untuk mikrokontroler. Berikut adalah gambar rangkaian sensor kecepatan yang akan digunakan.

Gambar Rangkaian Sensor Kecepatan

Untuk mengaktifkan inframerah LED dibutuhkan tegangan sebesar 5 volt. Sebagai receiver inframerah adalah phototransistor, cara kerja phototransistor sebenarnya sama seperti transistor lain. Bila basis tidak dialiri arus yang cukup, maka transistor cut off. Kondisi cut off disebabkan oleh terdapatnya sesuatu yang memotong antara IR LED dan phototransistor. Pada perancangan ini sesuatu yang memotong tersebut adalah disk. Bila tidak ada sesuatu yang memotong antara IR led dan phototransistor, artinya phototransistor akan mendapat sinar inframerah dari IR LED, maka basis phototransistor akan teraliri arus. Hal ini menyebabkan arus akan mengalir ke emitter. Kemudian arus akan masuk ke resistor 220 ohm, resistor 220 ohm berfungsi untuk mengurangi arus yang berlebih dari phototransistor dan mengaktifkan basis tansistor 2N222A, emiter 2N222A disini sebagai pemberi sinyal masukkan ke mikrokontroller.


Sebagai Tambahan: Salah satu Aplikasi Rotary Encoder sebagai sensor posisi digunakan pada Mouse Tipe Analog (Mouse yang Menggunakan Bola). Bisa anda buka dan anda akan melihat kurang lebih Tiga buah Rangkaian Sensor Posisi Menggunakan Rotary Encoder.



0 comments:

Posting Komentar

Need Your Comments, Please !!!